Selasa, 21 Oktober 2014

DISKUSI FONOLOGI



Fonologi adalah bidang linguistik yang mempelajari bunyi bahasa. fonologi dibedakan menjadi:
1. 
Fonetik, adalah bidang linguistik yang mempelajari bunyi bahasa tanpa memperhatikan apakah bunyi tersebut mempunyai fungsi sebagai pembeda makna atau tidak.
Menurut terjadinya bunyi bahasa, fonetik dibedakan menjadi :
1. Fonetik Artikularis / Fonetik Organis / Fonetik Fisiologis
Mempelajari bagaimana alat-alat bicara manusia bekerja dalam menghasilkan bunyi bahasa, serta bagaimana bunyi-bunyi itu diklasifikasikan.
2. Fonetik Akustik
Mempelajari bunyi bahasa sebagai peristiwa fisis atau feomena alam.
3. Fonetik Auditoris
Mempelajari bagaimana mekanisme penerimaan bunyi bahasa itu oleh telinga kita.

2.   Fonemik adalah fonem, yakni bunyi bahasa yang dapat atau berfungsi membedakan makna kata. Dalam fonemik kita meneliti apakah perbedaan bunyi itu mempunyai fungsi sebagai pembeda makna atau tidak. Jika bunyi itu membedakan makna, maka bunyi tersebut kita sebut fonem dan jika tidak membedakan makna adalah bukan fonem.  Jadi fonemik adalah ilmu yang mempelajari bahasa sebagai pembeda makna.
Unsur suprasegmental adalah unsur yang menemani dan memengaruhi bunyi bahasa dan bukan bunyi sejati. Unsur suprasegmental disebut pula prosodi. Didalam unsur suprasegmental terdiri atas tekanan, nada, dan jeda.
a. Tekanan menyangkut menyangkut keras lemahnya bunyi (mengikuti ekspresi si pemilik wajah). Contoh: Adi membeli novel, di toko buku (yang membeli novel Adi bukan orang lain).
b. Nada berkenaan dengan tinggi randahnya suatu bunyi.
c. Jeda atau perhentian berkenaan dengan hentian bunyi arus dalam arus ujaran. Jeda dapat bersifat penuh, atau bersifat sementara, biasanya dibedakan adanya sendi dalam, dan sendi luar.
            Silabel adalah satuan ritmis terkecil dalam suatu urus ujaran atau runtunan bunyi ujaran. Satu silabel biasanya meliput satu vokal dan satu konsonan, atau lebih.silabel terjadi karena adanya ruang resonasi berupa rongga mulut, rongga hidung, atau rongga-rongga lain, didalam kepala dan dada.

            Fonem adalah satuan bunyi terkecil dalam sebuah bahasa yang dapat membedakan makna. Contohnya (hari) dan (lari). Klasifikasi fonem terdiri atas vocal dan konsonan. Fonem dapat dibedakan atas fonem segmental dan fonem supraseigmental. Fonem segmental adalah fonem yang dapat dipisahkan. Sedangkan fonem suprasegmental yakni tekanan, nada, panjang, dan jeda.
Alofon adalah variasi fonem karena pengaruh lingkungan suku kata.



Menurut kelompok kami implementasi pembelajaran bagi mahasiswa harus dilakukan dengan cara saling bertatap muka anatara dosen dengan mahasiswa. Ini bertujuan agar mahasiswa dapat lebih memahami apa arti dari  fonologi, dan juga dosen dapat memberikan contoh secara langsung kepada para mahasiswa dan mahsiswi pengertian fonologi, apa-apa saja alat ucap yang terlibat dalam produksi bunyi bahasa, proses fonasi, tulisan fonetik, klasifikasi bunyi, unsur suprasegmental, silabel, bagaimana pola suku kata, dan lain-lain. Misalkan cara bertatap muka ini tidak dilakukan dan mahasiswa hanya disuruh membaca materi saja, maka mahasiswa akan sulit memahami materi fonologi tersebut. Sebagai contoh, didalam kelas dosen harus mengadakan diskusi agar mahasiswa dapat menyimak dan memahami apa itu fonologi secara lebih mendalam. Karena didalam diskusi kita sebagai mahasiswa dapat bertanya jika kita tidak memahami penjelasan, dan dosen dapat memberikan contoh secara langsung.  Selain itu diskusi kelompok juga baik diterapkan dalam pembelajaran ini, karena metode ini banyak diterapkan mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Metode ini banyak dinikmati karena dalam prosesnya dinilai sangat efektif untuk membangkitkan minat belajar. Metode diskusi juga membuat mahasiswa berani untuk menyampaikan pendapatnya. Demikian implementasi pembelajaran bagi mahasiswa harus dilakukan menurut kelompok kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar